Permata safir sangat diidentikkan dengan warna biru, namun tahukah Anda bahwa safir juga punya warna lain? Salah satunya warna merah muda. Warna permata ini tak kalah cantiknya dengan blue sapphire ring untuk dijadikan koleksi perhiasan.
Bahkan faktanya, warna batu safir hadir di hampir semua warna pelangi, kecuali merah. Lalu, kenapa safir tidak ada warna merah? Sebab kandungan korundum merah secara resmi dinamakan batu ruby. Ya, batu ruby masih satu keluarga dengan batu safir.
Warna Batu Safir Selain Blue Sapphire Ring
Mengenali pilihan warna selain blue sapphire ring dapat membantu Anda untuk memilih perhiasan yang lebih dipersonalisasikan. Berikut ini 5 warna yang dapat Anda temukan di keluarga batu safir.
- Safir Merah Muda
Selain gradasi biru, warna safir merah muda juga jadi salah satu yang paling populer. Warna merah mudah pada batu safir terbentuk karena adanya elemen kromium, besi, titanium, magnesium, dan tembaga. Semakin tinggi kadar kromiumnya, maka semakin pekat pula warnanya.
Daerah dengan produksi safir merah muda terbanyak dapat ditemui di madagascar. Tepatnya sejak tahun 1990-an di mana batu tersebut masih sangat langka, ditemukan di wilayah Ilakaka. Langkanya saat ini tidak selangka dulu.
Permata ini sangat cantik dan tampak romantis. Cocok dipadukan dengan perhiasan emas rose gold dan white gold.
Banyak budaya beranggapan bahwa batu safir merah muda punya kekuatan spesial. Batu ini menjadi simbol dari kepercayaan, kesetiaan dan ketulusan.
2. Safir Kuning
Selain merah muda, warna kuning juga termasuk warna fancy dari permata safir. Kandungan besi pada batu permata memunculkan warna kuning.
Jenis batu permata ini kerap dipilih sebagai koleksi perhiasan glamour, ini tentunya tak kalah cantik dengan blue sapphire ring. Bahkan banyak yang menjadikannya sebagai kado ulang tahun pernikahan. Bukan tanpa alasan, batu safir kuning diidentikan sebagai simbol dari keberuntungan, panjang umur, dan kebijaksanaan.
3. Safir Hijau
Sama seperti safir yang lainnya, warna hijau pada batu safir juga disebabkan mineral corundum. Warna hijau tersebut terbentuk dari kandungan besi di dalamnya.
Beberapa penambang besar batu safir hijau banyak ditemukan di kawasan Sri Lanka, Australia, Brazil, Kamboja, Kenya, hingga Zimbabwe. Selain itu, penambangan safir hijau juga dapat ditemukan di Montana, tepatnya dekat sungai Upper Missouri.
Warnanya yang maskulin, permata hijau safir kerap diinterpretasikan dengan kedamaian. Batu safir jenis ini juga disimbolkan dengan integritas dan kepercayaan.
4. Safir Oranye
Salah satu warna safir yang paling langka adalah oranye. Warna oranye pada batu permata ini terbentuk dari kandungan kromium dan besi, juga bisa muncul karena pancaran radiasi alam.
Sejak pertama ditemukan, safir oranye ini digunakan sebagai lambang dari berbagai emosi, seperti kegembiraan, kebahagiaan, dan cinta. Menariknya lagi, permata ini dikaitkan juga dengan kekuatan, kreativitas, dan kebijaksanaan.
5. Safir Ungu
Terakhir koleksi warna yang dapat Anda temui di permata safir adalah ungu. Daerah penambang batu safir ungu dapat ditemukan di sejumlah kawasan seperti Madagascar, Sri Lanka, Tanzania, Kenya dan Myanmar.
Permata ini punya kohesi dengan kerajaan, sama seperti safir biru. Warnanya yang indah, membuat perhiasan ini cocok dikenakan untuk setiap musim.
Salah satu perhiasan safir yang megah ada Flamingo Fantasy Pink Sapphire Ring, koleksi istimewa dari MONDIAL, selain blue sapphire ring. Ini bisa menjadi koleksi warisan lintas generasi. Satu kata yang menggambarkan mahakarya ini adalah Anggun.
Di mana perhiasan ini punya detail rumit, dibalut dengan susunan potongan permata safir pink berukuran kecil dan berlian jernih yang bercahaya. Penasaran kan dengan detail koleksinya? Langsung cek di katalog resmi website MONDIAL!