web log free
Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

Beberapa tahun belakangan, asuransi syariah merupakan salah satu produk asuransi yang marak dibicarakan di masyarakat. Jenis asuransi ini hadir untuk menjawab serta memenuhi permintaan masyarakat mengenai pentingnya kehadiran produk asuransi yang sesuai dengan ketentuan islam serta dapat dipastikan kehalalannya. 

Perbedaan Asuransi Syariah dan  Konvensional
Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

Apa itu Asuransi Syariah 

Asuransi ini merupakan suatu usaha yang berfungsi untuk saling melindungi dan tolong menolong antara sejumlah orang melalui investasi dalam bentuk dana tabarru. Dana tabarru atau aset ini memberikan suatu jaminan pengembalian untuk menghadapi suatu resiko tertentu melalui akad yang sesuai dengan syariah islam (menurut Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia). 

Manfaat Asuransi syariah adalah:

1. Konsep risk transfer

Konsep ini membuat Anda tidak akan kehilangan dana yang sudah diinvestasikan karena pada periode tertentu, keuntungan yang diperoleh akan dibagikan secara merata kepada kedua belah pihak.

2. Menerapkan konsep wadiah

Konsep wadiah adalah konsep titipan yang memungkinkan pengembalian dana peserta dari rekening yang sudah dipisahkan dari dana tabarru.

3. Prinsip tolong menolong

Ketika Anda membeli asuransi ini, itu artinya anda memberikan sebagian dana Anda untuk membantu peserta asuransi yang sedang mengalami musibah.

Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

1. Sumber klaim

Sumber biaya klaim asuransi ini didapatkan dari rekening tabarru. Rekening tabarru berarti setiap peserta saling menanggung satu sama lain. Sementara sumber klaim asuransi konvensional berasal dari rekening perusahaan.

2. Tanggungan resiko

Asuransi ini menanggung resiko dengan cara semua peserta melakukan tanggungan resiko secara bersama-sama. Sementara asuransi konvensional  yang akan menanggung resiko adalah perusahaan karena biaya resiko telah ditransfer oleh nasabah kepada perusahaan asuransi.

3. Asuransi berbasis syariah lebih transparan

Konsep pembagian pada asuransi berbasis syariah sudah dijelaskan dengan detail di awal termasuk resiko serta keuntungan yang akan dibagi.

4. Tidak ada riba

Jenis asuransi ini tentu saja tidak mengandung riba karena riba dilarang dan tidak sesuai dengan islam.
Demikian penjelasan mengenai asuransi yang sesuai dengan ketentuan syariah islam.

Leave a Response

Your email address will not be published. Required fields are marked *